Tips Bisnis Indonesia-Jepang

Buku Tips Bisnis Indonesia Jepang
Penulis: Richard Susilo
Harga Rp.150.000,- atau 1,500 yen (sudah termasuk ongkos kirim).
Ukuran A4 (14,5cmx21cm). Jumlah halaman: 246 halaman. Terbit 1 Oktober 2014.
Daftar isi: Lihat paling bawah.
HADIAH KARTUPOS DARI JEPANG (prangko Jepang dicap di kantorpos Jepang) atau Produk HelloKitty Asli atau Produk Doraemon asli dari Jepang (pilih salah satu), BAGI pembeli SATU Buku Tips Bisnis Indonesia Jepang ini.

Banyak pengusaha Indonesia mengalami kesulitan berbisnis dengan Jepang.

Benarkah demikian dan makhluk apa sebenarnya Jepang itu?

Nah, pengenalan mengenai Jepang sangat penting diketahui terlebih dulu sebelum kita berbisnis dengan mereka . Para pembaca bisa mengajukan pertanyaan melalui email : tipsjepang@yahoo.com dengan mencantumkan nama subyek: Konsultasi Bisnis Jepang.

Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia

Jepang adalah negara unik. Mengapa? Sebab, negara itu memiliki bahasa sendiri, sama sekali tak memakai bahasa Inggris, mata uang sendiri yang sangat kuat (yen) , karakter lembut penuh senyum dan bertutur kata halus, serta penghormatan yang tinggi terhadap segala sesuatu. Begitu datang ke sebuah toko misalnya, kita langsung disapa Irrashaimase. Pada saat keluar kita disambut Arigatougozaimashita.

Mengenal orang Jepang, terutama dengan mengenal bahasanya terlebih dulu. Ada sekolah bahasa Jepang di Indonesia yang juga mengajarkan ekonomi dan budaya pengusaha Jepang. Salah satunya bisa buka situs www.Pandan.ac.id.

Bersama Menko Ekonomi Republik Indonesia

Selain itu, kita perlu tahu tata krama, sopan santun, dan etika mereka. Bagaimana cara bertukar kartu nama, bagaimana cara duduk, di sebelah mana kita harus duduk (dekat pintu masuk atau jauh dari pintu masuk), dan sebagainya. Ada aturannya semua itu, tidak bisa asal duduk semau gue, kata orang Jakarta.

Kemudian, kategorisasi dalam mengenal orang Jepang itu sendiri. Apakah secara pribadi atau ketemu saat ada seminar bisnis? Kerja orang Jepang bukan pribadi, tetapi kelompok, sehingga umumnya semua keputusan dilakukan bersama-sama. Itulah sebabnya makan waktu dan kita harus sangat sabar menghadapi mereka.

Bersama Ketua BKPM Republik Indonesia

Perbedaan karakter pun dapat dilihat dari asal-usul orang Jepang tersebut. Jepang terdiri dari 47 perfektur. Orang dari Hokkaido punya karakter berbeda dengan orang Tokyo, berbeda dengan orang Nagoya. Atau orang Osaka yang dianggap suka ceplas-ceplos dalam bicara.

Bagi kita orang Indonesia, apakah bisa mendekati orang Jepang? Lihatlah hobi mereka apa? Umumnya senang membaca buku. Nah, berikan buku mengenai Indonesia dalam bahasa Jepang.

Satu buku sangat direkomendasikan karena pertama kali diterbitkan di dunia ditulis oleh diplomat Indonesia untuk Jepang, yaitu Abdul Irsan. Judul bukunya adalah “Indonesia Jin Gaikoukan no Me kara Mita Nihon”.

Bersama Gubernur DKI Jakarta

Membaca buku tersebut, orang Jepang akan mengetahui bagaimana pola pikir orang Indonesia dan bagaimana bisa berbisnis baik dengan orang Indonesia. Bekerja sama dengan pengusaha Jepang, juga perlu peningkatan kontrol kualitas. Jepang adalah negara kesempurnaan. Tidak ada salah untuk kedua kali. Artinya, sekali berbuat salah, siap-siap di PHK atau siap-siap mereka tak akan mengontak kita lagi, sayonara.

Karena itu, sebelum salah terjadi, kehati-hatian sangat dipegang teguh tinggi-tinggi. Ditambah pula kepercayaan kepada rekanan usahanya. Tidak mudah memang berbisnis dengan pengusaha Jepang. Selain perlu kepercayaan dan kesabaran, juga penguasaan bahasa menjadi modal utama mendekati mereka dalam mencapai keberhasilan usaha kita.

*) Penulis adalah CEO Office Promosi. Ltd., Tokyo, Japan, 25 tahun berdomisili di Jepang


Kesaksian Pembaca

.

.


Daftar isi Buku Tips Bisnis Indonesia Jepang

Kata Pengantar Bapak Prof. Ginandjar Kartasasmita
Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang (PPIJ)
Professor, National Graduate Institute for Policy Studies, Tokyo, Jepang

Sekapur siri Penulis

A. Karakter Bisnis Jepang

Kenali Karakter Orang Jepang, Bisnis pun Bakal Lancar
Mau Sukses Seperti Pengusaha Jepang, Utamakan Spesialisasi
Cara 'Menguras' Uang Orang Kaya Jepang
Mengenal 'Tanto', Penanggung Jawab Perusahaan Jepang di Pasar Internasional
Ketekunan Orang Jepang Jadi Kelemahan Pebisnis Indonesia
Salah Menunduk ke Orang Jepang Kesempatan Berbisnis Bisa Lenyap
Mengapa Karakter Tsukiai Yasui Paling Disukai Orang Jepang?
Seberapa Besar Gaya Sengak di Dunia Bisnis Jepang?
Kata 'Mudah-mudahan' Paling Dibenci Pengusaha Jepang
Pentingnya Mengenai Pemetaan Data Perusahaan di Jepang
Tidak Mudah Mengerti Karakteristik Individu Orang Jepang
Keanehan Kebiasaan di Jepang dari Kacamata Orang Indonesia
Jangan Coba-coba Gabungkan Uang dan Romantisme di Jepang
Saat Kecerdasan Pelajar di Jepang Alami Kemerosotan
Sukses di Jepang Bisa Diraih Asal Mengikuti Prosedur Resmi
Jangan Sampai Jadi Korban Gizou di Jepang
Sukses di Negeri Sakura Dipenetrasi dari Dalam
Aksi Nakal Perempuan di Akihabara Contoh Kesulitan Berbisnis di Jepang
Praktik Wairo Juga Mewabah di Jepang
Pesan Malaysia Mahathir Ubah Cara Berbisnis Pengusaha di Jepang

B. Manufaktur

Jepang Bisa Survive Karena Banyaknya Inovasi Baru
Aneh, Orang Dewasa di Jepang Makin Bergantung ke Mainan
Ketika Warga Jepang Merasa 'Dijajah' Produk Buatan China
Cara Jepang Menjaga Kualitas Pangan Dalam Negeri Meski Sedang Sulit
Dapatkah Jepang Menggunakan Ganggang Sebagai Pengganti Bahan Bakar Minyak
Robot Sushi Bukan Untuk Jadi Santapan Lho
Inalum, Gadis Cantik Yang Kebingungan Masa Depan

C. Non-manufaktur/Jasa

Cara Menaklukkan Jepang dalam Perang di Sektor Perdagangan
Di Hadapan Wanita, Laki-laki Harus Keren Dong !
Tergiur Jadi Perawat di Jepang Wajib Punya Kualifikasi Ini
Citra Moral Hazard di Indonesia Tersebar Melalui Kuchikomi
Bisnis Bidang Syariah Lahan Menggiurkan Pengusaha Finansial di Jepang
Nasionalisme Finansial Jepang Remukkan Dominasi Citibank
Pengalaman Dari Jepang, Rencana Ideal MRT Untuk Jakarta
Ketika Pembungkus Jadi Ujung Tombak Penjualan Produk di Jepang
Membajaklah Secara Elegan Seperti Pengusaha Jepang
Pebisnis Indonesia Wajib Belajar Cara Proteksi Produk ke Jepang
Paten Sangat Penting di Jepang
Mottainai dan Pemborosan
Melihat Semangat Bangun Kembali Dari Puing-puing Tsunami
Takarakuji Benarkah Dapat 600 Juta Yen?

D. Sumber Daya Manusia

Manfaatkan Kekurangan SDM di Jepang Untuk Menghasilkan Uang
Pekerja Indonesia Terkenal Rajin di Jepang

E. Bunuh diri di Jepang

Orang Jepang Suka Kampeki, Bunuh Diri Jadi Pilihan Terakhir
Ketika Aksi Bunuh Diri di Jepang Jadi Lahan Bisnis Menggiurkan
Saat Ijime Jadi Momok Mengerikan di Kalangan Masyarakat Jepang
Bisnis Yang Stres dan Bunuh Diri
Kasus Bully Alias Ijime di Jepang Meningkat Tiga Kali Lipat

F. Bisnis Jepang ke dan di Indonesia

Bagaimana Cara PT Paramount Bed Indonesia Menguasai Pasar?
Pemerintah Kurang Agresif Penyebab Produk Indonesia Ditolak di Jepang
Beda Kerja Otak Bisnis Orang Jepang dan Orang Indonesia
Kemana Raibnya Pendapatan VoA Sebesar Rp 1,17 Triliun?
Apakah Indonesia masih Mau Membangun Nuklir ?

G. Kaum Lanjut Usia

Bagi Dankai no Sedai Indonesia Adalah Surga di Masa Tua
Krisis Jumlah Penduduk di Jepang Jadi Peluang Kerja yang Menjanjikan

H. Jepang dan Islam

Dikenal dengan Sebutan Heiwa No Kuni, Umat Islam Sulit Beradaptasi di Jepang
Jepang Bidik Wisatawan Muslim dari Indonesia

I. Riwayat Hidup Penulis


H O M E | インドネシア人外交官の目から見た日本 | Updated News Japan

.